Kanker Payudara
Kanker payudara menjadi momok yang menakutkan bagi Bunda
di seluruh belahan dunia. Bagaimana tidak? Kanker yang menggerogoti bagian
vital tubuh Bunda ini sangat mematikan dan bisa membuat bagian berharga dalam
tubuh Bunda diangkat demi menghentikan pertumbuhan tumor mematikan akibat
kanker. Bahkan menurut WHO, kanker payudara merupakan jenis kanker dengan
penderita nomor dua terbesar di dunia. Hal ini tentu harus membuat Bunda
waspada dan menghindari kanker ini dengan melihat gejala-gejalanya.
Penyebab kanker payudara hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Namun diperkirakan kanker payudara disebabkan oleh pengaruh sejumlah faktor atau kombinasi beberapa faktor, seperti tubuh gagal membangun sistem pertahanan tubuh, payudara yang sering diremas atau dipencet, faktor gizi yang buruk pada makanan yang dimakan, penggunaan hormon estrogen (misalnya pada pengguna terapi estrogen replacement), minum alkohol dan merokok, faktor genetik dan riwayat keluarga (hubungan dengan gen tertentu), konsumsi lemak dan serat, radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas (tergantung dosis dan umur saat terkena paparan radiasi), obesitas pada wanita setelah menopause (diet berpengaruh terhadap keganasan sel kanker), dan perubahan sifat pertumbuhan sel payudara menjadi ganas (kankerpayudara.org).
Sementara itu, beberapa gejala awal kanker payudara adalah adanya benjolan pada payudara, puting susu masuk ke dalam (retraksi), salah satu puting susu tiba-tiba lepas atau hilang, kulit payudara terasa seperti terbakar, kulit payudara berubah warna (dari merah muda menjadi coklat hingga seperti kulit jeruk), payudara mengeluarkan darah atau cairan (padahal tidak menyusui), bila tumor sudah besar muncul rasa sakit yang hilang dan timbul secara temporer.
Pada stadium awal, kanker payudara biasanya ditandai oleh adanya benjolan pada payudara yang berbeda dari biasanya. Benjolan tersebut akan terasa nyeri ketika ditekan atau mendapat tekanan. Benjolan tersebut akan berkembang terus menjadi besar dalam jangka waktu tertentu sehingga pada akhirnya membawa perubahan pada permukaan puting susu dan kulit pada daerah payudara.
Pada stadium berikutnya, muncul ulkus (borok) pada payudara untuk memperjelas suatu kanker pada payudara. Borok tersebut akan semakin membesar dan mendalam dalam waktu tertentu hingga pada akhirnya menghancurkan seluruh payudara. Ketika borok itu muncul pada payudara, maka payudara akan mudah berdarah dan terdapat bau busuk pada payudara.
Kanker payudara harus Bunda perangi dengan menerapkan gaya hidup yang sehat dan pencegahan preventif dengan melakukan pemeriksaan payudara secara berkala di kamar mandi. Dengan begitu, kesehatan Bunda tetap terjaga dan Bunda juga bisa turut menjaga kesehatan keluarga yang membutuhkan perhatian Bunda.
Penyebab kanker payudara hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Namun diperkirakan kanker payudara disebabkan oleh pengaruh sejumlah faktor atau kombinasi beberapa faktor, seperti tubuh gagal membangun sistem pertahanan tubuh, payudara yang sering diremas atau dipencet, faktor gizi yang buruk pada makanan yang dimakan, penggunaan hormon estrogen (misalnya pada pengguna terapi estrogen replacement), minum alkohol dan merokok, faktor genetik dan riwayat keluarga (hubungan dengan gen tertentu), konsumsi lemak dan serat, radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas (tergantung dosis dan umur saat terkena paparan radiasi), obesitas pada wanita setelah menopause (diet berpengaruh terhadap keganasan sel kanker), dan perubahan sifat pertumbuhan sel payudara menjadi ganas (kankerpayudara.org).
Sementara itu, beberapa gejala awal kanker payudara adalah adanya benjolan pada payudara, puting susu masuk ke dalam (retraksi), salah satu puting susu tiba-tiba lepas atau hilang, kulit payudara terasa seperti terbakar, kulit payudara berubah warna (dari merah muda menjadi coklat hingga seperti kulit jeruk), payudara mengeluarkan darah atau cairan (padahal tidak menyusui), bila tumor sudah besar muncul rasa sakit yang hilang dan timbul secara temporer.
Pada stadium awal, kanker payudara biasanya ditandai oleh adanya benjolan pada payudara yang berbeda dari biasanya. Benjolan tersebut akan terasa nyeri ketika ditekan atau mendapat tekanan. Benjolan tersebut akan berkembang terus menjadi besar dalam jangka waktu tertentu sehingga pada akhirnya membawa perubahan pada permukaan puting susu dan kulit pada daerah payudara.
Pada stadium berikutnya, muncul ulkus (borok) pada payudara untuk memperjelas suatu kanker pada payudara. Borok tersebut akan semakin membesar dan mendalam dalam waktu tertentu hingga pada akhirnya menghancurkan seluruh payudara. Ketika borok itu muncul pada payudara, maka payudara akan mudah berdarah dan terdapat bau busuk pada payudara.
Kanker payudara harus Bunda perangi dengan menerapkan gaya hidup yang sehat dan pencegahan preventif dengan melakukan pemeriksaan payudara secara berkala di kamar mandi. Dengan begitu, kesehatan Bunda tetap terjaga dan Bunda juga bisa turut menjaga kesehatan keluarga yang membutuhkan perhatian Bunda.

i like it...
BalasHapus